Sabtu, 02 November 2013

Indonesia-Korsel Targetkan Perdagangan 50 Miliar Dolar AS wartakota




WE.CO.ID - Pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan menargetkan peningkatan nilai perdagangan hingga 50 miliar dolar AS pada 2015 dari nilai saat ini yang mencapai 30 miliar dolar AS.

"Tahun lalu 30 miliar dolar, kedua negara menargetkan peningkatan 50 miliar dolar pada 2015 dan menjadi 100 miliar dolar pada 2020," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam keterangan pers bersama Presiden Korea Selatan Presiden Park Geun-hye di Istana Merdeka Jakarta, Sabtu sore.

Presiden mengatakan hubungan kerja sama perdagangan antara kedua negara terus meningkat dari tahun ke tahun dan Korea Selatan merupakan mitra Indonesia yang baik.

"Kerja sama kami teruji dalam sejarah, ketika 1998 dunia dan Asia alami krisis, termasuk Korea Selatan dan Indonesia, kerja sama ekonomi tetap berjalan. Investor tetap di Indonesia," kata Presiden.

"Presiden Park juga sampaikan komitmen tinggi atas kerja sama kita dan saya juga sampaikan Indonesia pandangannya yang sekarang dikelola working group.Investasi dan perdagangan, investasi Korea terus meningkat 1,9 miliar dolar tahun lalu," katanya.

"Dalam pertemuan tadi kami sepakat meningkatkan kerja sama di masa depan, apa yang diraih akan dijaga dan pertahankan, dan melangkah ke depan tingkatkan kerja sama indonesia dan Korea," kata Presiden. (Ant)

Ekonomi Bergejolak, Tak Pengaruhi Investment Grade RI



Ekonomi Bergejolak, Tak Pengaruhi Investment Grade RI


JAKARTA- Rating and Investment Information, Inc (R&I), sebuah Lembaga pemeringkat asal Jepang, mempertahankan peringkat investasi Indonesia (Sovereign Credit Rating) pada outlook stabil  BBB-.

R&I menyatakan bahwa ada 4 hal yang menjadi dasar yang mendukung keputusan afirmasi bagi sovereign credit rating Indonesia.

"Pertama, kemampuan Indonesia dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dalam jangka panjang," tulis R&I dalam risetnya, seperti dikutip dari Setkab, Sabtu (12/10/2013),

Kedua, pengelolaan fiskal yang konservatif, ketiga perbankan Indonesia yang sehat, dan keempat, beban utang Pemerintah yang rendah.

Secara lebih rinci, analis R&I menyatakan bahwa di tengah tekanan terhadap nilai tukar, Indonesia mampu mempertahankan kekuatan cadangan devisa untuk memenuhi kewajiban Utang Luar Negeri Jangka Pendeknya.

Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatatkan posisi cadangan devisa Indonesia per 30 Setember 2013 mengalami kenaikan 2,88 persen menjadi USD95,67 miliar dari bulan sebelumnya yang mencapai USD92,99 miliar. Padahal antara periode Januari-September 2013, rupiah telah anjlok 17,7 persen.

R&I tetap yakin bahwa Indonesia masih mampu mempertahankan peringkat investment grade tersebut melihat  respons kebijakan yang telah dikeluarkan otoritas perekonomian Indonesia menghadapi gejolak ekonomi.

“Selain itu, Sumber Daya Alam yang melimpah dan pasar domestik yang besar tetap menjadi kekuatan ekonomi Indonesia. Dengan dukungan arus masuk investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) Indonesia akan mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dalam jangka menengah,” tulis analis R&I.
(rhs)
Sumber : http://economy.okezone.com/read/2013/10/12/20/880698/ekonomi-bergejolak-tak-pengaruhi-investment-grade-ri

bahasa indonesia 2 tugas 3

"Coba anda berikan contoh tulisan ilmiah populer, dengan topik persitiwa-peristiwa yang terjadi saat ini !"

Globalisasi Dan Budaya
            Globalisasi yang sudah mulai terasa sejak akhir abad ke-20, telah membuat masyarakat dunia, termasuk bangsa Indonesia harus bersiap-siap menerima kenyataan masuknya pengaruh luar terhadap seluruh aspek kehidupan bangsa. Salah satu aspek yang terpengaruh adalah kebudayaan.
             Terkait dengan kebudayaan, kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat terhadap berbagai hal. Atau kebudayaan juga dapat didefinisikan sebagai wujudnya, yang mencakup gagasan atau ide, kelakuan dan hasil kelakuan, dimana hal-hal tersebut terwujud dalam kesenian tradisional kita. Oleh karena itu nilai-nilai berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan atau psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran.
             Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan bagian sistem dari kebudayaan bangsa Indonesia. Aspek kebudayaan merupakan salah satu kekuatan bangsa yang memiliki kekayaan nilai yang beragam, termasuk keseniannya.Kesenian rakyat, salah satu bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia tidak luput dari pengaruh globalisasi.
             Globalisasi dalam kebudayaan dapat berkembang dengan cepat, hal ini tentunya dipengaruhi oleh adanya kecepatan dan kemudahan dalam memperoleh akses komunikasi dan berita namun hal ini justru menjadi bumerang tersendiri dan menjadi suatu masalah yang paling krusial atau penting dalam globalisasi, yaitu kenyataan bahwa perkembangan ilmu pengertahuan dikuasai oleh negara-negara maju, bukan negara-negara berkembang seperti Indonesia. Mereka yang memiliki dan mampu menggerakkan komunikasi internasional justru negara-negara maju.
             Akibatnya, negara-negara berkembang, seperti Indonesia selalu khawatir akan tertinggal dalam arus globalisai dalam berbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, termasuk kesenian kita. Wacana globalisasi sebagai sebuah proses ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga ia mampu mengubah dunia secara mendasar.
            Komunikasi dan transportasi internasional telah menghilangkan batas-batas budaya setiap bangsa.Kebudayaan setiap bangsa cenderung mengarah kepada globalisasi dan menjadi peradaban dunia sehingga melibatkan manusia secara menyeluruh. Dalam proses alami ini, setiap bangsa akan berusaha menyesuaikan budaya mereka dengan perkembangan baru sehingga mereka dapat melanjutkan kehidupan dan menghindari kehancuran. Dalam proses ini, negara-negara harus memperkokoh dimensi budaya mereka dan memelihara struktur nilai-nilainya agar tidak dieliminasi oleh budaya asing.
Contoh di atas merupakan salah satu dari tulisan ilmiah populer mengenai globalisasi dan budaya. Isi artikel tersebut sangat mudah dipahami oleh masyarakat umum karena menggunakan bahasa sehari-hari bukan bahasa-bahasa ilmiah yang jarang diketahui oleh semua orang pada umumnya. Oleh karena itu kita sendiri dapat mengambil inti dari bacaan tersebut dengan mudah.
http://odeliajulita.blogspot.com/2012/10/contoh-tulisan-ilmiah-populer.html

bahasa indonesia 2 tugas 2

Kualitas karya tulis ditentukan oleh beberapa  aspek, yaitu :



    a.  Topik yang menarik
    b.  Mudah dipahami oleh pembaca
    Coba Anda jelaskan kedua aspek ini !
 
a.  Topik yang menarik:
1. Topik harus sesuai dengan latar belakang pengetahuan penulisnya. Pastikan bahwa topik yang hendak dibahas benar – benar sudah dikuasai materinya.
2. Topik harus sesuai dengan minat Anda. Topik yang menarik minat Anda akan membuat Anda lancar menuliskannya.Selain itu, jika Anda tertarik untuk menuliskannya tentu akan membuat Anda bersemangat mencari referensinya.
3. Topik harus menarik minat pembaca. Percuma saja menulis sesuatu yang kira-kira tidak membuat orang tertarik untuk membacanya. Meskipun minat baca seseorang tentulah berkaitan dengan latar belakang pengetahuannya. Akan tetapi, jika Anda menulis sesuatu yang baru, eksotik, menyodorkan alternatif lain, menimbulkan rasa ingin tahu, membuat seseorang terlibat emosional, dan hal yang eksotik ini akan menarik orang untuk membacanya. 
4. Topik harus dapat ditunjang dengan referensi lain. Suatu topik yang belum ada sama sekali rujukan (referensi) atau materi lain yang menunjang akan sangat merepotkan Anda sendiri, Untuk itu, sedapat mungkin hindarilah dahulu topik seperti itu.
5. Topik harus dibatasi ruang lingkupnya. Topik yang terlalu luas akan menyulitkan Anda sendiri dan akan menyita banyak waktu Anda. Lagi pula pembicaraan Anda tidak akan terfokus. Hal ini akan membuat tulisan Anda terlihat bertele-tele.
b.  Mudah dipahami oleh pembaca:
Karya tulis yang mudah dipahami oleh pembaca, yaitu karya tulis yang singkat, padat dan jelas. Tidak bertele – tele atau panjang tetapi isi atau intinya sulit untuk dipahami oleh pembaca. 
SUMBER:

bahasa indonesia 2 tugas 1

1. Jelaskan dengan contoh “ Penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar “!
  

Bahasa Yang Baik : Penggunaan bahasa yang baik (sesuai aspek komunikatif) adalah sesuai dengan sasaran kepada siapa bahasa tersebut di sampaikan. Hal ini harus disesuaikan dengan unsur umur, agama, status sosial, lingkungan sosial, dan sudut pandang khalayak sasaran kita. 
Bahasa yang Benar : Bahasa yang benar berkaitan dengan aspek kaidah, yaitu peraturan bahasa (tata bahasa, pilihan kata, tanda baca, dan ejaan).  

Bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah Bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan situasi pembicaraan (yakni, sesuai dengan lawan bicara, tempat pembicaraan, dan ragam pembicaraan) dan sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam Bahasa Indonesia (seperti: sesuai dengan kaidah ejaan, pungtuasi, istilah, dan tata bahasa).

Ada lima laras bahasa yang dapat digunakan sesuai situasi. Berturut-turut sesuai derajat keformalannya, ragam tersebut dibagi sebagai berikut. 
1. Ragam beku (frozen); digunakan pada situasi hikmat dan sangat sedikit memungkinkan keleluasaan seperti pada kitab suci, putusan pengadilan, dan upacara pernikahan.
2. Ragam resmi (formal); digunakan dalam komunikasi resmi seperti pada pidato, rapat resmi, dan jurnal ilmiah.
3. Ragam konsultatif (consultative); digunakan dalam pembicaraan yang terpusat pada transaksi atau pertukaran informasi seperti dalam percakapan di sekolah dan di pasar.
4. Ragam santai (casual); digunakan dalam suasana tidak resmi dan dapat digunakan oleh orang yang belum tentu saling kenal dengan akrab.
5. Ragam akrab (intimate). digunakan di antara orang yang memiliki hubungan yang sangat akrab dan intim.
  
Contoh Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar:
Misalkan dalam pertanyaan sehari-hari dengan menggunakan bahasa yang baku
* Ketika dalam dialog antara seorang Guru dengan seorang murid
Pak guru : Rino apakah kamu sudah mengerjakan PR?
Rino : sudah saya kerjakan pak.
Pak guru : baiklah kalau begitu, segera dikumpulkan.
Rino : Terima kasih Pak , akan segera saya kumpulkan.
Misalkan dalam pertanyaan sehari-hari dengan menggunakan bahasa yang baku
Apakah kamu ingin menyapu rumah bagian belakang ?
Apa yang kamu lakukan tadi?
Misalkan ketika dalam dialog antara seorang Guru dengan seorang siswa
Pak guru : andien apakah kamu sudah mengerjakan PR?
 Andien: sudah saya kerjakan pak.
Pak guru : baiklah kalau begitu, segera dikumpulkan.
 andien : Terima kasih Pak
Contoh lain Contoh lain dari pada undang-undang dasar antara lain :
“Undang-Undang Dasar 1945, Pembukaan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”
Dari beberapa kalimat dalam undang-undang tersebut menunjukan bahasa yang sangat baku,dan merupakan pemakaian bahasa secara baik dan benar.
Contoh lain dalam tawar-menawar di pasar, misalnya, pemakaian ragam baku akan menimbulkan kegelian, keheranan, atau kecurigaan. Akan sangat ganjil bila dalam tawar -menawar dengan tukang sayur atau tukang becak kita memakai bahasa baku seperti ini:
(1)   Berapakah Ibu mau menjual tauge ini?
(2) Apakah Bang Becak bersedia mengantar saya ke Pasar Tanah Abang dan berapa ongkosnya?
Contoh di atas adalah contoh bahasa Indonesia yang baku dan benar, tetapi tidak baik dan tidak efektif karena tidak cocok dengan situasi pemakaian kalimat-kalimat itu. Untuk situasi seperti di atas, kalimat (3) dan (4) berikut akan lebih tepat.
(3)   Berapa nih, Bu, tauge nya?
(4)   Ke Pasar Tanah Abang, Bang. Berapa?
2. Berikanlah contoh fungsi bahasa sebagai alat komunikasi !
 
Fungsi bahasa sebagai alat komunikasi yaitu sarana penyampaian informasi kepada orang lain secara lisan maupun tulisan mengenai apapun yang ingin kita sampaikan agar orang dapat mengerti maksud dan tujuan yang kita inginkan tampa menghindari tata bahasa yang sudah ada.
  • Bahasa sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan alat untuk merumuskan maksud kita, dengan komunikasi kita dapat menyampaikan semua yang kita rasakan, pikirkan dan ketahui kepada orang lain dan dengan komunikasi juga, kita dapat mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita dan apa yang telah dicapai oleh orang-orang sejaman kita. 
  • Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi melalui lisan (bahsa primer) dan tulisan (bahasa sekunder). Berkomunikasi melalui lisan (dihasilkan oleh alat ucap manusia), yaitu dalam bentuk symbol bunyi, dimana setiap simbol bunyi memiliki cirri khas tersendiri. Suatu simbol bisa terdengar sama di telinga kita tapi memiliki makna yang sangat jauh berbeda. Misalnya kata ’sarang’ dalam bahasa Korea artinya cinta, sedangkan dalam bahasa Indonesia artinya kandang atau tempat. 
  • Bahasa sebagai sarana komunikasi mempunyai fungsi utama yaitu bahwa komunikasi ialah penyampaian pesan atau makna oleh seseorang kepada orang lain. Keterikatan dan keterkaitan bahasa dengan manusia menyebabkan bahasa tidak tetap dan selalu berubah seiring perubahan kegaiatan manusia dalam kehidupannya di masyarakat. Perubahan bahasa dapat terjadi bukan hanya berupa pengembangan dan perluasan, melainkan berupa kemunduran sejalan dengan perubahan yang dialami masyarakat, terutama pada penggunaan fungsi komunikasi pada bahasa asing. Sebagai contoh masyarakat Indonesia lebih sering menempel ungkapan “No Smoking” daripada “Dilarang Merokok”, “Stop” untuk “berhenti”, “Exit” untuk “keluar”, “Open House” untuk penerimaan tamu di rumah pada saat lebaran. Jadi bahasa sebagai alat komunikasi tidak hanya dengan satu bahasa melainkan banyak bahasa. 
SUMBER:
Materi Bahasa Indonesia (part1) “EDY PRIHANTORO, SS., MMSI FAKULTAS SASTRA  UNIVERSITAS GUNADARMA

Rabu, 16 Oktober 2013

Pemerintah Diminta Segera Perbaiki Fundamental Ekonomi



Pemerintah Diminta Segera Perbaiki Fundamental Ekonomi


JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI Harry Azhar Azis meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah yang cepat untuk memperbaiki fundamental ekonomi pasca keputusan The Fed yang menunda aksi tapering off atau pengurangan stimulus pada tahun ini.

Menurutnya, ada dua langkah yang harus dilakukan saat ini yakni menekan impor dan meningkatkan kinerja ekspor. Dia menilai, impor yang harus segera diatasi adalah impor hasil migas.

“Pemerintah harus segera mengatasi keterbatasan pengolahan hasil migas karena keterbatasan kilang di dalam negeri. Cara tersingkat tentu saja adalah membeli kilang, sementara pembangunan kilang baru yang butuh waktu juga harus dilaksanakan,” ujarnya Harry hari ini di Media Center BKPP DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (20/9/2013).

Lebih lanjut dia menuturkan, dengan melakukan beberapa hal tersebut tentunya akan meningkatkan Devisa Hasil Ekspor (DHE), karena menurut peraturan Bank Indonesia (BI), DHE ini belum begitu optimal sehingga menyebabkan defisit dalam neraca transaksi berjalan.

“Aturannya sudah ada, yang kurang adalah niat dan nyali dari pemerintah untuk menegakkan aturan ini terutama terhadap investor luar yang kerap mencari-cari alasan dan mengancam untuk menarik investasi,” tukasnya.

Sementara itu selain langkah-langkah tersebut, Harry menegaskan untuk jangka pendek yang paling masuk akal adalah dengan mendorong peningkatan sektor industri kreatif dan pariwisata berkonsep meetings, incentive travel, conventions, and exhibitions (MICE) yang memiliki perputaran uang yang sangat besar bila dibandingkan pembelanjaan yang dikeluarkan wisatawan biasa. (kie) (wdi)
Sumber : http://economy.okezone.com/read/2013/09/20/20/869438/pemerintah-diminta-segera-perbaiki-fundamental-ekonomi
Analisa :
“Pemerintah harus segera mengatasi keterbatasan pengolahan hasil migas karena keterbatasan kilang di dalam negeri. Cara tersingkat tentu saja adalah membeli kilang, sementara pembangunan kilang baru yang butuh waktu juga harus dilaksanakan,” ujarnya Harry hari ini di Media Center BKPP DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (20/9/2013).